Diluncurkan Hari Ini, Esemka Bima Sudah Diuji Coba Sejak 2013
TEMPO.CO, Boyolali - Meski mobil
Esemka
Bima 1,2L dan 1,3L baru diluncurkan secara resmi pada Jumat, 6
September 2019, mobil pikap ini ternyata sudah menjadi kendaraan
sehari-hari Dwi Budhi Martono sejak 2013. Dwi Budhi Martono adalah guru
otomotif di SMK Negeri 2 Surakarta.
"Saya termasuk
salah satu inisiator mobil Esemka dulu. Tapi bukan berarti saya punya
hak istimewa sehingga bisa punya surat-surat resminya seperti STNK dan
BPKB," kata Budhi sambil menunjukkan selembar STNK mobil Esemka miliknya
kepada Tempo di pabrik perakitan PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di
Boyolali yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat
siang.
Dalam STNK itu tertera merek Esemka type
Bima, jenis MBRG (mobil barang) / pick up, tahun pembuatan 2013, isi
silinder 1100 cc, warna putih, bahan bakar bensin, warna TNKB (tanda
nomor kendaraan bermotor atau pelat nomor) hitam, dan masa berlaku STNK
sampai 2021.
Budhi mengatakan, mobil Esemka sudah
memiliki hak paten merek dan logo sejak 2010. "Maka itu pada 2013 saya
urus sendiri semua dokumen-dokumen resminya di kepolisian sampai terbit
BPKB dan STNK. Ini saya sudah pajak dua kali," kata Budhi yang selama
ini juga sebagai konsultan otomotif PT Esemka.
Selama
enam tahun mengendarai mobil Esemka untuk aktivitas sehari-hari, Budhi
mengaku belum menemui kendala baik dari faktor mesin, suspensi, dan
lain-lain. "Sampai hari ini di speedometer-nya sudah tertera angka
sekitar 300.000 kilometer. Aman-aman saja. Saya coba ke barat sampai
Serang, ke timur sampai Banyuwangi," kata Budhi.
Selain menguji performa mobil Esemka Bima untuk perjalanan jarak
jauh, Budhi mengaku juga pernah mengetes daya angkut mobil tersebut di
medan dataran tinggi yang terbilang ekstrim.
"Pernah
saya pakai buat mengangkut pupuk seberat satu ton dari Tawangmangu
(Karanganyar) sampai ke Cepogo (Boyolali). Jadi dari jalan ngglondor (jalan
menurun) sampai nanjak. Padahal daya angkut standarnya sekitar 750
kilogram. Sengaja saya coba overload, dan tidak ada kendala sama
sekali," kata Budhi.